News & Article

News

Pengisian Data SNPMB di SMA Muhammadiyah Boarding School Wanasari Telah Memasuki Hari Kedua

Wanasari — SMA Muhammadiyah Boarding School (MBS) Wanasari melaksanakan kegiatan Pengisian Data Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) bagi seluruh siswa kelas XII. Kegiatan ini diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah Boarding School Wanasari dan telah berlangsung selama dua hari, terhitung sejak pelaksanaan awal hingga Selasa, 3 Februari 2026. Kegiatan pengisian data SNPMB ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mempersiapkan siswa kelas XII untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi melalui jalur seleksi nasional. Dalam pelaksanaannya, sekolah mengusung tema “Mengisi Sesuai Minat dan Bakat Para Siswa”, yang bertujuan untuk menanamkan kesadaran kepada peserta didik agar menentukan pilihan program studi dan perguruan tinggi secara matang dan bertanggung jawab. Seluruh siswa SMA kelas XII mengikuti kegiatan ini dengan penuh keseriusan. Proses pengisian data dilakukan secara terarah dan sistematis dengan pendampingan langsung dari pihak sekolah, sehingga siswa dapat memahami setiap tahapan pengisian serta menghindari kesalahan data yang dapat berpengaruh pada proses seleksi. Kegiatan ini dibimbing oleh Ibu Salmi Nadia Fasa, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, serta Ibu Nurul Fadillah Azmi, S.Pd. selaku Guru Bimbingan dan Konseling (BK). Keduanya berperan aktif dalam memberikan arahan teknis, bimbingan akademik, serta pendampingan psikologis kepada siswa selama proses pengisian data SNPMB berlangsung. Dalam keterangannya, Ibu Salmi Nadia Fasa, S.Pd. menekankan pentingnya ketelitian dan kesesuaian data yang dimasukkan oleh siswa. Ia menyampaikan bahwa proses pengisian data SNPMB merupakan tahap awal yang sangat menentukan dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri. “Pengisian data harus dilakukan dengan teliti, jujur, dan sesuai dengan kemampuan akademik siswa. Pilihan yang tepat akan sangat berpengaruh terhadap peluang keberhasilan di masa depan,” ujarnya. Sementara itu, Ibu Nurul Fadillah Azmi, S.Pd. menyampaikan bahwa peran bimbingan konseling sangat penting dalam membantu siswa mengenali minat dan bakat yang dimiliki. Menurutnya, setiap siswa memiliki potensi yang berbeda sehingga membutuhkan pendampingan dalam menentukan pilihan. “Kami mendampingi siswa agar tidak ragu memilih program studi sesuai dengan minat dan bakatnya, sehingga mereka dapat menjalani perkuliahan dengan nyaman dan optimal,” tuturnya. Selama kegiatan berlangsung, siswa diberikan kesempatan untuk berkonsultasi secara langsung terkait pilihan jurusan, perguruan tinggi tujuan, serta jalur seleksi yang akan diikuti. Diskusi dan pendampingan ini diharapkan dapat membantu siswa mengambil keputusan yang tepat dan realistis sesuai dengan potensi diri masing-masing. Pelaksanaan Pengisian Data SNPMB ini berjalan dengan tertib dan lancar hingga hari kedua. Antusiasme dan kedisiplinan siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh pembimbing. Pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi kesiapan siswa dalam menghadapi proses seleksi nasional. Melalui kegiatan ini, SMA Muhammadiyah Boarding School Wanasari menunjukkan komitmennya dalam mendukung masa depan pendidikan siswa kelas XII dengan memberikan pendampingan yang optimal dan berkelanjutan.

News

Upacara Bendera Awal Februari di MBS Wanasari Tekankan Nilai Keikhlasan dan Penerimaan Diri

Wanasari — Muhammadiyah Boarding School (MBS) Wanasari melaksanakan upacara bendera pada Senin, 2 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Lapangan Upacara Muhammadiyah Boarding School Wanasari dan menjadi upacara bendera pertama yang dilaksanakan pada bulan Februari 2026. (2/2) Upacara tersebut diselenggarakan oleh Muhammadiyah Boarding School Wanasari dan diikuti oleh seluruh siswa SMP dan SMA MBS Wanasari. Selain itu, para guru, staf, ustaz, dan ustazah turut hadir sebagai peserta upacara. Sejak pagi hari, seluruh peserta telah berkumpul di lapangan dengan mengenakan seragam rapi sebagai bentuk kedisiplinan dan penghormatan terhadap kegiatan upacara bendera. Tema yang diangkat dalam upacara kali ini adalah “Menjadikan Pribadi yang Ikhlas dan Menerima”. Tema tersebut dipilih sebagai pengingat bagi seluruh warga sekolah untuk senantiasa menanamkan sikap ikhlas dalam menjalani setiap aktivitas serta mampu menerima berbagai keadaan dengan lapang dada, baik dalam kehidupan belajar maupun kehidupan sehari-hari. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Ustadz Saiev Dzaky Kemal, S.H., M.E. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pentingnya keikhlasan sebagai landasan utama dalam menuntut ilmu dan menjalankan amanah sebagai pelajar maupun pendidik. Menurutnya, sikap ikhlas akan melahirkan ketenangan hati dan memudahkan seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan. Dalam amanatnya, Ustadz Saiev Dzaky Kemal menegaskan bahwa keikhlasan tidak hanya tercermin dari ucapan, tetapi juga dari perbuatan nyata. Ia menyampaikan, “Ikhlas berarti melakukan kewajiban tanpa mengharapkan pujian manusia. Ketika kita mampu menerima setiap proses dengan ikhlas, maka Allah Swt. akan memberikan keberkahan dalam setiap langkah yang kita tempuh.” Lebih lanjut, beliau juga mengajak seluruh peserta upacara untuk belajar menerima hasil dari usaha yang telah dilakukan, baik itu keberhasilan maupun kegagalan. Menurutnya, sikap menerima bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan tetap berikhtiar secara maksimal dan menyerahkan hasilnya kepada Allah Swt. “Pribadi yang kuat adalah pribadi yang mampu menerima kenyataan, namun tidak berhenti untuk terus berusaha menjadi lebih baik,” ujarnya dalam amanat tersebut. Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan lancar hingga akhir kegiatan. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh perhatian, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, hingga penyampaian amanat pembina upacara. Dengan dilaksanakannya upacara bendera ini, diharapkan nilai-nilai keikhlasan dan penerimaan diri dapat tertanam dalam diri seluruh siswa dan civitas akademika Muhammadiyah Boarding School Wanasari. Upacara bendera tidak hanya menjadi rutinitas mingguan, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan penguatan nilai moral serta spiritual bagi seluruh warga sekolah.

Scroll to Top