News & Article

News

Santri SMP MBS Wanasari Gelar Tasmi’ Al-Qur’an Juz 30 dalam Kegiatan Ko-Kurikuler

Wanasari, 8 November 2025 — SMP MBS Wanasari kembali menggelar kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an Juz 30 sebagai bagian dari program ko-kurikuler yang bertujuan menumbuhkan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an serta meningkatkan kualitas hafalan mereka. Kegiatan yang dilaksanakan di aula utama pesantren ini diikuti oleh seluruh santri SMP MBS Wanasari. Adapun peserta tasmi’ kali ini terdiri dari perwakilan setiap kelas, yakni: Kelas 7A: Adzikra Kelas 7B: Ajeng Kelas 8A: Zaki Kelas 8B: Inayah Kelas 9A: Nahnu Kelas 9B: Hasni Sebagai korektor, hadir dua santri berprestasi yang menjadi kebanggaan MBS Wanasari, yaitu Yasiir, juara 1 Tahfidz Putra MAPSI 2025 tingkat Kabupaten, dan Zahirah, juara 1 Tahfidz Putri MAPSI 2025 tingkat Kabupaten. Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMP MBS Wanasari, Bapak Fatikh Muhammad Alaudin, S.Pd., yang menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada para santri agar terus semangat dalam menjaga dan memperdalam hafalan Al-Qur’an. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh peserta tasmi’, yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan. Sebagai penutup, panitia memberikan penghargaan kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam kegiatan keagamaan tersebut. Melalui kegiatan ini, SMP MBS Wanasari berharap dapat terus mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman, berakhlak mulia, dan berprestasi di berbagai bidang.

News

“Cerita dari Balik Asap Dapur MBS Wanasari”

Wanasari, 7 November 2025 — Di balik ketertiban dan kemandirian para santri Muhammadiyah Boarding School (MBS) Wanasari, ada satu bagian penting yang bekerja tanpa henti setiap hari: Dapur MBS Wanasari. Dapur ini berperan besar dalam memenuhi kebutuhan pangan seluruh santri, baik tingkat SMP maupun SMA, sekaligus menjadi wadah pembelajaran tentang disiplin, kebersihan, dan kesederhanaan dalam kehidupan pesantren. (7/11) Kegiatan dapur MBS Wanasari berlangsung sepanjang hari dengan sistem tiga shift. Setiap shift memiliki jam kerja yang sudah diatur rapi, yaitu shift pagi pukul 06.30–14.00, shift siang pukul 14.00–19.30, dan shift malam pukul 19.30–02.30. Walaupun ada jadwal MBG dari kami tetap masak walaupun dengan porsi yang sedikit. Dengan pembagian waktu seperti ini, kebutuhan makan para santri dapat terpenuhi secara berkelanjutan tanpa mengganggu aktivitas belajar dan ibadah mereka. Selain kegiatan harian, dapur juga memiliki peran penting dalam menyiapkan hidangan khusus bagi para santri yang menjalankan ibadah puasa Senin dan Kamis. Persiapan makanan untuk sahur dan berbuka dilakukan dengan cermat agar para santri tetap berenergi dalam menjalankan kegiatan pesantren, sekaligus mendapatkan asupan gizi yang seimbang. Budhe Idha, selaku Kepala Dapur MBS Wanasari, menjadi sosok sentral dalam pengelolaan kegiatan ini. Ia dikenal telaten dan dekat dengan para santri. Dalam wawancara dengan tim redaksi, ia menyampaikan rasa bangganya terhadap kebiasaan santri yang kini semakin sadar akan pentingnya makan sesuai kebutuhan. “Saya senang kalau anak-anak bisa makan sesuai dengan porsi mereka, tidak mubadzir. Boleh banyak, boleh sedikit, agar tidak berebut, kadang mereka ambil sendiri, kadang juga saya ambilkan kalau kondisinya sedang ramai sekali” ujar Budhe Idha saat ditemui di sela-sela kesibukannya di dapur. Menurutnya, sistem makan di MBS Wanasari dibuat dengan konsep self-service atau ambil sendiri. Santri diberi kebebasan menentukan porsi masing-masing, namun tetap diajarkan untuk tidak berlebihan. Dengan cara ini, para santri belajar mengendalikan diri, memahami batas kebutuhan, dan menghargai makanan. Kegiatan dapur MBS Wanasari juga memiliki tujuan mulia, yakni memenuhi kebutuhan pangan para santri dengan asupan bergizi seimbang yang terdiri dari sumber protein, sayur, dan lauk pauk yang bervariasi setiap hari. Menu yang disajikan disesuaikan dengan selera umum santri sekaligus memenuhi standar gizi agar mereka tetap sehat dan bersemangat dalam belajar. Selain memasak, para petugas dapur juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan dapur dan memastikan semua bahan makanan segar serta aman dikonsumsi. Dengan rutinitas yang padat dan disiplin tinggi, seluruh anggota tim dapur menunjukkan dedikasi luar biasa dalam melayani kebutuhan ratusan santri setiap hari. “Kerja di dapur pesantren bukan hanya soal memasak, tapi juga soal ibadah dan pengabdian,” kata salah satu tim dapur lainnya. Ia menambahkan bahwa bekerja untuk memenuhi kebutuhan para santri memberikan rasa bahagia tersendiri karena dianggap sebagai bagian dari amal jariyah. Melalui kegiatan Dapur MBS Wanasari ini, nilai-nilai kemandirian, tanggung jawab, dan rasa syukur terus ditanamkan kepada seluruh santri. Bukan hanya soal makan, tetapi juga soal bagaimana menghargai nikmat Tuhan, saling berbagi, dan menjaga kebersamaan di lingkungan pesantren. Dengan semangat melayani dan prinsip “tidak mubazir,” dapur MBS Wanasari menjadi contoh nyata bahwa kebersamaan dan kesederhanaan bisa menjadi kunci terciptanya kesejahteraan di lingkungan pendidikan berbasis pesantren. Dapur MBS Wanasari menjadi bukti nyata bagaimana pesantren tidak hanya mendidik santri dalam bidang ilmu agama dan akademik, tetapi juga membentuk karakter melalui kegiatan sehari-hari yang penuh nilai moral. Melalui kebiasaan makan teratur, mandiri, dan tidak berlebihan, pesantren berupaya menanamkan prinsip hidup sederhana dan penuh rasa syukur sejak dini.

News

MBS Wanasari Gelar Tes Kemampuan Akademik 2025, Ukur Capaian dan Kesiapan Santri Hadapi Dunia Perguruan Tinggi

Wanasari, 4 November 2025 — Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan santri menghadapi jenjang pendidikan tinggi, MBS Wanasari menyelenggarakan kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 pada Senin dan Selasa, 3–4 November 2025, bertempat di Laboratorium Komputer SMA MBS Wanasari. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh santri kelas XII ini merupakan salah satu agenda penting dalam kalender akademik pesantren. Tes tersebut dirancang untuk memberikan informasi capaian akademik siswa secara terstandar dan objektif, baik untuk keperluan seleksi masuk perguruan tinggi maupun untuk menyetarakan hasil belajar antar satuan pendidikan. Pelaksanaan TKA ini menjadi langkah nyata MBS Wanasari dalam menerapkan sistem evaluasi yang transparan dan berbasis data. Menurut panitia pelaksana, kegiatan ini tidak hanya menjadi tolak ukur prestasi akademik santri, tetapi juga sarana untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan masing-masing individu dalam berbagai bidang pelajaran. “Tes ini penting sebagai bagian dari persiapan santri sebelum melangkah ke dunia perkuliahan. Kami ingin memastikan setiap siswa memiliki kemampuan dasar akademik yang solid dan siap bersaing di level yang lebih tinggi,” ujar bu Salmi sebagai salah satu pembimbing TKA saat ditemui di sela-sela kegiatan. Proses tes dilakukan secara digital berbasis komputer dengan sistem pengawasan ketat agar hasilnya akurat dan objektif. Setiap peserta diwajibkan mengerjakan soal-soal yang mencakup berbagai bidang, seperti matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, serta logika dan penalaran umum. Kepala Sekolah MBS Wanasari, Drs. Khumaedi, S.Pd dalam sambutannya sebelum pelaksanaan tes, memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tetap semangat dan fokus selama menjalani ujian. Ia menekankan pentingnya belajar secara konsisten sebagai kunci utama meraih kesuksesan. “Jangan pernah berhenti belajar, karena hidup tidak pernah berhenti mengajar,” ujar kepala sekolah dengan penuh makna. Ia juga menambahkan bahwa proses belajar bukan hanya tentang mendapatkan nilai tinggi, tetapi bagaimana membentuk cara berpikir kritis dan sikap pantang menyerah dalam menghadapi tantangan kehidupan. Menurutnya, TKA 2025 menjadi wadah bagi para santri untuk menilai sejauh mana kemampuan akademik mereka berkembang selama belajar di SMA MBS Wanasari. Hasil tes ini nantinya juga akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak sekolah dalam menyusun strategi pembelajaran yang lebih efektif dan adaptif terhadap kebutuhan siswa. Salah satu peserta, Gea Maghnalia mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. “Tesnya cukup menantang, tapi sangat membantu kami mengetahui kemampuan masing-masing. Saya merasa lebih siap untuk menghadapi seleksi perguruan tinggi nanti,” ujarnya dengan senyum optimis. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini berjalan lancar dan tertib. Para pengawas yang ditugaskan dari SMA N 1 Wanasari memastikan seluruh peserta mengikuti aturan dengan baik, sementara tim teknis memantau kelancaran sistem komputer agar tidak terjadi kendala selama ujian berlangsung. Dengan terselenggaranya Tes Kemampuan Akademik 2025 ini, SMA MBS Wanasari berharap dapat terus mencetak generasi santri yang unggul secara intelektual, berintegritas tinggi, dan memiliki semangat belajar sepanjang hayat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen lembaga dalam menghadirkan pendidikan yang bermutu, berorientasi masa depan, dan sesuai dengan perkembangan zaman

News

Upacara Bendera di MBS Wanasari Tekankan Pentingnya Disiplin dan Rasa Hormat antar Sesama

Wanasari, 3 November 2025 — Suasana khidmat tampak menyelimuti lapangan MBS Wanasari pada Senin pagi (3/11), ketika seluruh santri, guru, ustadzah, dan karyawan mengikuti kegiatan Upacara Bendera rutin yang menjadi bagian dari pembinaan karakter di lingkungan pesantren tersebut. Kegiatan yang diselenggarakan oleh MBS Wanasari ini bukan sekadar seremonial mingguan, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kedisiplinan serta menumbuhkan semangat belajar di kalangan santri. Upacara dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan tertib, diawali oleh pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan bersama seluruh peserta. Dalam kesempatan tersebut, para guru dan pembina mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, serta rasa hormat terhadap sesama. Menurut pihak penyelenggara, kegiatan rutin seperti ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter santri yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi. “Melalui kegiatan upacara, kami ingin menanamkan kedisiplinan dan semangat juang kepada seluruh santri. Upacara bukan hanya tentang formalitas, melainkan sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan tanggung jawab terhadap diri sendiri serta lingkungan,” ujar salah satu guru pembina saat ditemui seusai kegiatan. Selain penyampaian amanat pembina upacara, kegiatan juga diisi dengan pesan moral dan motivasi dari narasumber yang diundang untuk memberikan pengarahan kepada para peserta. Dalam sambutannya, narasumber menekankan pentingnya menghargai setiap individu, tanpa memandang latar belakang atau kemampuan yang dimiliki. “Jangan meremehkan siapapun, karena setiap orang memiliki kelebihannya masing-masing,” ungkap narasumber dengan penuh semangat, disambut tepuk tangan oleh peserta upacara. Ia menambahkan bahwa dalam proses belajar maupun kehidupan sehari-hari, setiap orang memiliki potensi unik yang patut dikembangkan dan dihormati. Pesan tersebut menjadi penekanan penting bagi para santri agar selalu rendah hati dan saling menghargai satu sama lain. Menurutnya, menghormati sesama adalah wujud nyata dari akhlak yang baik dan merupakan bagian dari nilai-nilai keislaman yang diajarkan di MBS Wanasari. Salah satu santri kelas XII, ROBBY SUBHAN NUGRAHA mengaku termotivasi setelah mengikuti upacara pagi itu. “Saya merasa lebih semangat untuk belajar dan berusaha menjadi pribadi yang disiplin. Pesan yang disampaikan tadi sangat menyentuh, karena sering kali kita lupa bahwa setiap orang punya kelebihan yang berbeda,” ujarnya. Kegiatan upacara bendera di MBS Wanasari rutin dilaksanakan setiap hari Senin dan menjadi ajang pembiasaan bagi seluruh warga sekolah untuk meningkatkan rasa nasionalisme, tanggung jawab, dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pembiasaan tersebut, pihak sekolah berharap para santri dapat tumbuh menjadi generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Melalui kegiatan seperti ini, MBS Wanasari menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat, berdisiplin tinggi, dan menghargai keberagaman kemampuan setiap individu.  

Informasi

“SMP MBS Wanasari Raih Prestasi Membanggakan di Ajang MAPSI Tingkat Kabupaten”

Brebes, Selasa 16 September 2025 – Setelah sukses meraih juara di tingkat kecamatan, SMP MBS Wanasari kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) tingkat Kabupaten yang digelar pada Selasa (16/9). Delegasi SMP MBS Wanasari mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan bergengsi. Perolehan Juara MAPSI Putra: Pidato : Azam Choerul Ilmi – Juara 3 Tahfidz : Yasir Rizqi Robani – Juara 1 Kaligrafi : Tri Anmal Medzal – Juara 3 Perolehan Juara MAPSI Putri: Cerdas Cermat Islami (CCI) : Hasna Aeni Asyrifa, Aliya Azzahra, dan Azza Arba Aliputri – Juara Harapan 3 Pidato : Asywak Arifahni Ukhti – Juara 2 Tahfidz : Zahira Ainun Mudila – Juara 1 Kepala SMP MBS Wanasari menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih para santri. “Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil kerja keras, doa, serta dukungan dari semua pihak. Semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi di ajang berikutnya,” ungkapnya. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa SMP MBS Wanasari terus berkomitmen mencetak generasi berprestasi, berakhlak, dan berdaya saing, baik dalam bidang keilmuan maupun seni Islami.

News

PERKEMAHAN TAMU PENGENAL DAN PENGHELA SERTA UJIAN KENAIKAN TINGKAT PENGGALANG & PENEGAK QOBILAH K.H. MAS MANSUR 2025

Wanasari – PPM K.H. Mas Mansur Wanasari (SMP-SMA MBS Wanasari) resmi membuka kegiatan Perkemahan Tamu Pengenal dan Penghela serta Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Purwa, Madya, Utama, Tm1 dan Tm2, pada Kamis, 11 September 2025. Kegiatan ini berlangsung hingga Sabtu, 13 September 2025 di bumi perkemahan lingkungan MBS Wanasari. Acara pembukaan dilaksanakan dengan penuh khidmat, diawali dengan apel besar pramuka yang diikuti oleh seluruh peserta tamu pengenal dan penghela, calon penegak, serta penggalang yang akan mengikuti ujian kenaikan tingkat. Hadir dalam acara tersebut para ustadz, pembina pramuka, serta jajaran pimpinan pesantren. Kegiatan perkemahan ini bertujuan untuk menanamkan jiwa kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta meningkatkan kompetensi pramuka melalui ujian kenaikan tingkat mulai dari Purwa, Madya, Utama hingga Tm1 dan Tm2. Selain itu, perkemahan juga menjadi ajang pembinaan ukhuwah dan penguatan karakter Islami para santri melalui berbagai kegiatan lapangan, dinamika kelompok, serta ibadah berjamaah. Dalam sambutannya, pembina pramuka menekankan bahwa pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan sarana pembinaan generasi muda agar mampu berperan aktif di masyarakat dengan berlandaskan iman, taqwa, dan ilmu pengetahuan. Dengan mengusung semangat “Melalui perkemahan membentuk Kader HW yang Tangguh, disiplin, mandiri dan bertanggung jawab serta mempunyai jiwa siap memimpin dan siap memimpin”, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader pramuka yang tangguh, mandiri, dan siap menjadi teladan baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.  

Informasi

Pengukuhan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP-SMA MBS Wanasari Periode 2025/2026

Pengukuhan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP-SMA MBS Wanasari Periode 2025/2026 Wanasari, 29 Agustus 2025 — SMP-SMA MBS Wanasari resmi mengukuhkan kepengurusan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) periode 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat di aula utama pondok pada hari Jum’at, 29 Agustus 2025, dengan dihadiri oleh pimpinan sekolah, ustadz-ustadzah, serta seluruh santri. Pengukuhan ditandai dengan pembacaan surat keputusan, ikrar pengurus, serta serah terima jabatan dari pengurus periode sebelumnya kepada pengurus baru. Acara ini menjadi momentum penting bagi para pelajar Muhammadiyah di lingkungan MBS Wanasari untuk melanjutkan estafet kepemimpinan, meneguhkan semangat berorganisasi, dan memperkuat dakwah pelajar di sekolah maupun masyarakat. Dalam sambutannya, Direktur PPM K.H. Mas Mansur Wanasari menyampaikan apresiasi kepada pengurus IPM periode 2024/2025 atas dedikasi dan pengabdiannya. Beliau juga memberikan motivasi kepada pengurus baru agar mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, berlandaskan nilai iman, ilmu, dan amal shalih. Dengan semangat “Unggul dalam Imtaq, Berprestasi dalam Iptek”, pengurus IPM periode 2025/2026 diharapkan menjadi motor penggerak kegiatan positif, meningkatkan kreativitas pelajar, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang Islami. Acara pengukuhan ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan sesi foto dan ramah tamah.

News

Santri SMP MBS Wanasari Raih Prestasi Gemilang di Ajang MAPSI Tingkat Kecamatan

Wanasari, Kamis 4 September 2025 – SMP MBS Wanasari kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) tingkat Kecamatan yang diselenggarakan pada Kamis (4/9). Dalam lomba yang diikuti berbagai sekolah tingkat SMP se-Kecamatan, para delegasi SMP MBS Wanasari berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan meraih juara di berbagai cabang lomba, baik putra maupun putri. Perolehan juara MAPSI Putra: Pidato : Azam Choerul Ilmi – Juara 1 Tahfidz : Yasir Rizqi Robani – Juara 1 Tartil : Muh. Rifai – Juara 2 Tilawah : Benzama Al Fakhru – Juara 2 Kaligrafi : Tri Anmal Medzal – Juara 1 Perolehan juara MAPSI Putri: Cerdas Cermat Islami (CCI) : Hasna Aeni Asyrifa, Aliya Azzahra, dan Azza (kelas 8) – Juara 1 Pidato : Asywak Arifahni Ukhti – Juara 1 Tahfidz : Zahira Ainun Mudila – Juara 1 Tartil : Misel Syamimi – Juara 1 Tilawah : Adinda – Juara 1 Kaligrafi : Laura – (hasil menyusul) Prestasi ini merupakan bukti kesungguhan para siswa SMP MBS Wanasari dalam mengembangkan potensi keilmuan dan seni Islami. Kepala sekolah menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas kerja keras para peserta didik, pembimbing, dan seluruh pihak yang terlibat. “Alhamdulillah, pencapaian ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berprestasi, tidak hanya di tingkat kecamatan, tetapi juga di tingkat yang lebih tinggi. Semoga Allah SWT meridai setiap langkah perjuangan anak-anak kita,” ujarnya. Dengan hasil ini, SMP MBS Wanasari berhak melanjutkan perjuangan ke tingkat berikutnya, sekaligus membawa harum nama sekolah dalam bidang keislaman dan seni Islami.

News

Puspita Dewi, S.Pd. Terpilih sebagai Fasilitator Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Kabupaten Brebes.

  Brebes, 22–27 Juli 2025 – SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Wanasari kembali menorehkan prestasi membanggakan. Salah satu pendidik terbaiknya, Ibu Puspita Dewi, S.Pd., dipercaya menjadi Fasilitator Pembelajaran Mendalam dalam program peningkatan kompetensi guru tingkat Kabupaten Brebes. Kegiatan yang dilaksanakan mulai 22 hingga 27 Juli 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar melalui penguatan kompetensi pedagogik, inovasi pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi pendidikan. Para fasilitator yang terpilih merupakan pendidik berprestasi dan berpengalaman yang dinilai mampu menginspirasi guru lain dalam menciptakan pembelajaran aktif, kreatif, dan menyenangkan. Peran FasilitatorSebagai fasilitator, Ibu Puspita Dewi tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mendampingi para guru dalam merancang strategi pembelajaran yang mendalam dan berpusat pada peserta didik. Pendekatan ini sejalan dengan visi SMP MBS Wanasari untuk mencetak generasi unggul yang berkarakter Islami, berwawasan global, dan siap menghadapi tantangan zaman. Apresiasi SekolahKepala dan segenap civitas SMP MBS Wanasari menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas dedikasi Ibu Puspita Dewi. Kehadiran beliau dalam forum ini diharapkan membawa manfaat luas bagi dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Brebes, dan menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi. Semoga langkah ini menjadi inspirasi dan keberkahan dalam upaya memajukan pendidikan di Indonesia.

Scroll to Top