News & Article

News

Direktur MBS Wanasari Tekankan Pentingnya Introspeksi Diri bagi Guru dalam Pembinaan Profesionalisme

Wanasari, Brebes — Dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan kompetensi tenaga pendidik, SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Wanasari menggelar kegiatan “Pembinaan Guru Bersama Direktur SMP MBS Wanasari” pada Senin, 10 November 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang guru SMP MBS Wanasari mulai pukul 07.00 hingga 07.40 WIB, dan diikuti oleh seluruh guru serta staf sekolah. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari komitmen MBS Wanasari dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter. Pembinaan tersebut bertujuan untuk mendorong para guru agar senantiasa meningkatkan profesionalisme, kompetensi, serta kinerja dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai pendidik. Direktur Muhammadiyah Boarding School Wanasari, Ustaz M. Al-Hadad, S.Pd.I, yang bertindak sebagai narasumber utama, menyampaikan pesan penting tentang peran dan keteladanan seorang guru di lingkungan sekolah berbasis boarding. Dalam pembinaannya, beliau menekankan bahwa guru tidak hanya bertanggung jawab dalam hal akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter para santri melalui teladan nyata dalam kehidupan sehari-hari. “Kita sebagai guru harus introspeksi diri untuk menjadi lebih baik. Para santri mengikuti perilaku kita, contohnya seperti salat berjamaah di masjid. Di awal tahun ini, mari kita bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Ustadz Al-Hadad di hadapan para guru dan staf. Menurut beliau, guru merupakan figur sentral dalam proses pembelajaran dan pembentukan akhlak peserta didik. Oleh karena itu, setiap guru dituntut untuk senantiasa memperbaiki diri, menjaga integritas, dan memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah pendidikan. Ia menambahkan bahwa perubahan positif di lingkungan sekolah akan dimulai dari para pendidiknya terlebih dahulu. Kegiatan pembinaan ini juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh guru dan staf SMP MBS Wanasari untuk menilai kembali kinerja, kedisiplinan, dan komitmen terhadap visi serta misi sekolah. Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan, para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut, mendengarkan arahan serta motivasi dari pimpinan sekolah. Salah satu guru peserta kegiatan, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa pembinaan seperti ini sangat bermanfaat untuk memperkuat semangat dan tanggung jawab dalam mendidik santri. “Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kami agar selalu menjadi contoh yang baik bagi para santri, baik dalam hal kedisiplinan maupun ibadah,” ujarnya. Selain menyampaikan nasihat dan motivasi, Ustaz Al-Hadad juga mengajak seluruh tenaga pendidik untuk terus belajar dan berinovasi dalam metode pengajaran. Menurutnya, guru yang profesional adalah guru yang tidak berhenti belajar dan selalu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam sebagai dasar pendidikan di lingkungan MBS. Dengan terselenggaranya pembinaan tersebut, diharapkan seluruh guru dan staf SMP Muhammadiyah Boarding School Wanasari dapat semakin bersemangat dalam melaksanakan tugasnya, serta mampu menjadi teladan yang baik bagi para santri, baik di dalam maupun di luar kelas. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan komitmen seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas diri demi kemajuan sekolah dan keberhasilan pendidikan di Muhammadiyah Boarding School Wanasari.

News

Santri Brebes Tunjukkan Semangat Juang di POPDA 2025: Buktikan Olahraga Milik Semua

Brebes, 6 November 2025 — Semangat olahraga dan sportivitas terpancar dari wajah para santri peserta Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Kabupaten Brebes yang digelar di Stadion Karang Birahi, Brebes, Kamis (6/11). Kegiatan ini menjadi ajang pembuktian bahwa olahraga bukan hanya milik kalangan umum, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter santri, baik putra maupun putri. POPDA tingkat kabupaten tahun ini diikuti oleh tujuh santri yang sebelumnya berhasil lolos dari seleksi tingkat kecamatan. Mereka mewakili cabang olahraga atletik, yakni Nizar lari 1.500m, Sobir tolak peluru, Fahmi Lompat Jauh, Nafiz Lempar Lembing, Irham lari 400m, Syafika tolak peluru, dan Zahra Lempar Lembing. Para santri tersebut berasal dari kelas X (sepuluh), dan kelas XI (sebelas) SMA MBS Wanasari. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Panitia POPDA Kabupaten Brebes ini bertujuan untuk melatih kesiapan siswa agar berani tampil dengan percaya diri serta mengasah kemampuan yang dimiliki. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, dan mental juang pelajar di Kabupaten Brebes. Menurut guru olahraga yang turut mendampingi peserta, Pak Aji, POPDA bukan sekadar perlombaan untuk meraih medali, tetapi juga momentum penting untuk mengasah kepercayaan diri. “Anak-anak harus percaya diri. Kalah menang itu bonus. Saya sangat menghargai semangat kalian untuk membawa nama baik sekolah dan pondok pesantren,” ujar Pak Aji saat ditemui seusai pertandingan. Beliau menambahkan, partisipasi santri dalam kegiatan olahraga merupakan bukti bahwa dunia pesantren kini semakin terbuka terhadap pengembangan minat dan bakat non-akademik. “Selama ini, banyak yang berpikir bahwa santri hanya fokus belajar agama. Padahal, olahraga juga bagian dari pembentukan karakter dan kesehatan jasmani,” tuturnya. Menariknya, pada POPDA tahun ini, partisipasi santriwati mendapat perhatian khusus. Dua di antara tujuh peserta merupakan santriwati yang berkompetisi dalam cabang olahraga atletik. Mereka menunjukkan bahwa olahraga bukan hanya dominasi laki-laki, melainkan ruang bagi semua untuk mengekspresikan kemampuan dan keberanian. Salah satu santriwati peserta lomba tolak peluru yaitu Syafika, mengaku bangga bisa mewakili sekolah dan pondok pesantrennya. “Awalnya saya ragu karena belum pernah tampil sampai ke tingkat Kabupaten, tapi setelah latihan dan mendapat dukungan dari teman-teman serta guru, saya jadi percaya diri,” katanya dengan semangat. Suasana di Stadion Karang Birahi tampak meriah sejak pagi. Sorak dukungan dari teman-teman sekolah dan guru pendamping membuat suasana pertandingan semakin semarak. Para peserta tampak berusaha menampilkan kemampuan terbaik mereka di lintasan dan lapangan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para pelajar, khususnya santri, semakin termotivasi untuk menyeimbangkan antara kecerdasan spiritual, intelektual, dan fisik. POPDA tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wahana pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berjiwa sportif. “Yang terpenting bukan sekadar juara, tapi bagaimana anak-anak bisa berani tampil dan belajar menghargai proses,” tutup Pak Aji. Melalui semangat POPDA 2025, para santri Brebes telah menunjukkan bahwa olahraga adalah bahasa universal yang mampu mempersatukan, menginspirasi, dan meneguhkan keyakinan bahwa setiap individu berhak tampil membanggakan, tanpa memandang latar belakangnya.

News

Santri SMP MBS Wanasari Gelar Tasmi’ Al-Qur’an Juz 30 dalam Kegiatan Ko-Kurikuler

Wanasari, 8 November 2025 — SMP MBS Wanasari kembali menggelar kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an Juz 30 sebagai bagian dari program ko-kurikuler yang bertujuan menumbuhkan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an serta meningkatkan kualitas hafalan mereka. Kegiatan yang dilaksanakan di aula utama pesantren ini diikuti oleh seluruh santri SMP MBS Wanasari. Adapun peserta tasmi’ kali ini terdiri dari perwakilan setiap kelas, yakni: Kelas 7A: Adzikra Kelas 7B: Ajeng Kelas 8A: Zaki Kelas 8B: Inayah Kelas 9A: Nahnu Kelas 9B: Hasni Sebagai korektor, hadir dua santri berprestasi yang menjadi kebanggaan MBS Wanasari, yaitu Yasiir, juara 1 Tahfidz Putra MAPSI 2025 tingkat Kabupaten, dan Zahirah, juara 1 Tahfidz Putri MAPSI 2025 tingkat Kabupaten. Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMP MBS Wanasari, Bapak Fatikh Muhammad Alaudin, S.Pd., yang menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada para santri agar terus semangat dalam menjaga dan memperdalam hafalan Al-Qur’an. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh peserta tasmi’, yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan. Sebagai penutup, panitia memberikan penghargaan kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam kegiatan keagamaan tersebut. Melalui kegiatan ini, SMP MBS Wanasari berharap dapat terus mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman, berakhlak mulia, dan berprestasi di berbagai bidang.

News

Upacara Bendera di MBS Wanasari Tekankan Pentingnya Disiplin dan Rasa Hormat antar Sesama

Wanasari, 3 November 2025 — Suasana khidmat tampak menyelimuti lapangan MBS Wanasari pada Senin pagi (3/11), ketika seluruh santri, guru, ustadzah, dan karyawan mengikuti kegiatan Upacara Bendera rutin yang menjadi bagian dari pembinaan karakter di lingkungan pesantren tersebut. Kegiatan yang diselenggarakan oleh MBS Wanasari ini bukan sekadar seremonial mingguan, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kedisiplinan serta menumbuhkan semangat belajar di kalangan santri. Upacara dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan tertib, diawali oleh pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan bersama seluruh peserta. Dalam kesempatan tersebut, para guru dan pembina mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, serta rasa hormat terhadap sesama. Menurut pihak penyelenggara, kegiatan rutin seperti ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter santri yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi. “Melalui kegiatan upacara, kami ingin menanamkan kedisiplinan dan semangat juang kepada seluruh santri. Upacara bukan hanya tentang formalitas, melainkan sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan tanggung jawab terhadap diri sendiri serta lingkungan,” ujar salah satu guru pembina saat ditemui seusai kegiatan. Selain penyampaian amanat pembina upacara, kegiatan juga diisi dengan pesan moral dan motivasi dari narasumber yang diundang untuk memberikan pengarahan kepada para peserta. Dalam sambutannya, narasumber menekankan pentingnya menghargai setiap individu, tanpa memandang latar belakang atau kemampuan yang dimiliki. “Jangan meremehkan siapapun, karena setiap orang memiliki kelebihannya masing-masing,” ungkap narasumber dengan penuh semangat, disambut tepuk tangan oleh peserta upacara. Ia menambahkan bahwa dalam proses belajar maupun kehidupan sehari-hari, setiap orang memiliki potensi unik yang patut dikembangkan dan dihormati. Pesan tersebut menjadi penekanan penting bagi para santri agar selalu rendah hati dan saling menghargai satu sama lain. Menurutnya, menghormati sesama adalah wujud nyata dari akhlak yang baik dan merupakan bagian dari nilai-nilai keislaman yang diajarkan di MBS Wanasari. Salah satu santri kelas XII, ROBBY SUBHAN NUGRAHA mengaku termotivasi setelah mengikuti upacara pagi itu. “Saya merasa lebih semangat untuk belajar dan berusaha menjadi pribadi yang disiplin. Pesan yang disampaikan tadi sangat menyentuh, karena sering kali kita lupa bahwa setiap orang punya kelebihan yang berbeda,” ujarnya. Kegiatan upacara bendera di MBS Wanasari rutin dilaksanakan setiap hari Senin dan menjadi ajang pembiasaan bagi seluruh warga sekolah untuk meningkatkan rasa nasionalisme, tanggung jawab, dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pembiasaan tersebut, pihak sekolah berharap para santri dapat tumbuh menjadi generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Melalui kegiatan seperti ini, MBS Wanasari menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat, berdisiplin tinggi, dan menghargai keberagaman kemampuan setiap individu.  

Informasi

“SMP MBS Wanasari Raih Prestasi Membanggakan di Ajang MAPSI Tingkat Kabupaten”

Brebes, Selasa 16 September 2025 – Setelah sukses meraih juara di tingkat kecamatan, SMP MBS Wanasari kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) tingkat Kabupaten yang digelar pada Selasa (16/9). Delegasi SMP MBS Wanasari mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan bergengsi. Perolehan Juara MAPSI Putra: Pidato : Azam Choerul Ilmi – Juara 3 Tahfidz : Yasir Rizqi Robani – Juara 1 Kaligrafi : Tri Anmal Medzal – Juara 3 Perolehan Juara MAPSI Putri: Cerdas Cermat Islami (CCI) : Hasna Aeni Asyrifa, Aliya Azzahra, dan Azza Arba Aliputri – Juara Harapan 3 Pidato : Asywak Arifahni Ukhti – Juara 2 Tahfidz : Zahira Ainun Mudila – Juara 1 Kepala SMP MBS Wanasari menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih para santri. “Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil kerja keras, doa, serta dukungan dari semua pihak. Semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi di ajang berikutnya,” ungkapnya. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa SMP MBS Wanasari terus berkomitmen mencetak generasi berprestasi, berakhlak, dan berdaya saing, baik dalam bidang keilmuan maupun seni Islami.

News

PERKEMAHAN TAMU PENGENAL DAN PENGHELA SERTA UJIAN KENAIKAN TINGKAT PENGGALANG & PENEGAK QOBILAH K.H. MAS MANSUR 2025

Wanasari – PPM K.H. Mas Mansur Wanasari (SMP-SMA MBS Wanasari) resmi membuka kegiatan Perkemahan Tamu Pengenal dan Penghela serta Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Purwa, Madya, Utama, Tm1 dan Tm2, pada Kamis, 11 September 2025. Kegiatan ini berlangsung hingga Sabtu, 13 September 2025 di bumi perkemahan lingkungan MBS Wanasari. Acara pembukaan dilaksanakan dengan penuh khidmat, diawali dengan apel besar pramuka yang diikuti oleh seluruh peserta tamu pengenal dan penghela, calon penegak, serta penggalang yang akan mengikuti ujian kenaikan tingkat. Hadir dalam acara tersebut para ustadz, pembina pramuka, serta jajaran pimpinan pesantren. Kegiatan perkemahan ini bertujuan untuk menanamkan jiwa kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta meningkatkan kompetensi pramuka melalui ujian kenaikan tingkat mulai dari Purwa, Madya, Utama hingga Tm1 dan Tm2. Selain itu, perkemahan juga menjadi ajang pembinaan ukhuwah dan penguatan karakter Islami para santri melalui berbagai kegiatan lapangan, dinamika kelompok, serta ibadah berjamaah. Dalam sambutannya, pembina pramuka menekankan bahwa pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan sarana pembinaan generasi muda agar mampu berperan aktif di masyarakat dengan berlandaskan iman, taqwa, dan ilmu pengetahuan. Dengan mengusung semangat “Melalui perkemahan membentuk Kader HW yang Tangguh, disiplin, mandiri dan bertanggung jawab serta mempunyai jiwa siap memimpin dan siap memimpin”, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader pramuka yang tangguh, mandiri, dan siap menjadi teladan baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.  

Informasi

Pengukuhan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP-SMA MBS Wanasari Periode 2025/2026

Pengukuhan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP-SMA MBS Wanasari Periode 2025/2026 Wanasari, 29 Agustus 2025 — SMP-SMA MBS Wanasari resmi mengukuhkan kepengurusan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) periode 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat di aula utama pondok pada hari Jum’at, 29 Agustus 2025, dengan dihadiri oleh pimpinan sekolah, ustadz-ustadzah, serta seluruh santri. Pengukuhan ditandai dengan pembacaan surat keputusan, ikrar pengurus, serta serah terima jabatan dari pengurus periode sebelumnya kepada pengurus baru. Acara ini menjadi momentum penting bagi para pelajar Muhammadiyah di lingkungan MBS Wanasari untuk melanjutkan estafet kepemimpinan, meneguhkan semangat berorganisasi, dan memperkuat dakwah pelajar di sekolah maupun masyarakat. Dalam sambutannya, Direktur PPM K.H. Mas Mansur Wanasari menyampaikan apresiasi kepada pengurus IPM periode 2024/2025 atas dedikasi dan pengabdiannya. Beliau juga memberikan motivasi kepada pengurus baru agar mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, berlandaskan nilai iman, ilmu, dan amal shalih. Dengan semangat “Unggul dalam Imtaq, Berprestasi dalam Iptek”, pengurus IPM periode 2025/2026 diharapkan menjadi motor penggerak kegiatan positif, meningkatkan kreativitas pelajar, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang Islami. Acara pengukuhan ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan sesi foto dan ramah tamah.

News

Santri SMP MBS Wanasari Raih Prestasi Gemilang di Ajang MAPSI Tingkat Kecamatan

Wanasari, Kamis 4 September 2025 – SMP MBS Wanasari kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) tingkat Kecamatan yang diselenggarakan pada Kamis (4/9). Dalam lomba yang diikuti berbagai sekolah tingkat SMP se-Kecamatan, para delegasi SMP MBS Wanasari berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan meraih juara di berbagai cabang lomba, baik putra maupun putri. Perolehan juara MAPSI Putra: Pidato : Azam Choerul Ilmi – Juara 1 Tahfidz : Yasir Rizqi Robani – Juara 1 Tartil : Muh. Rifai – Juara 2 Tilawah : Benzama Al Fakhru – Juara 2 Kaligrafi : Tri Anmal Medzal – Juara 1 Perolehan juara MAPSI Putri: Cerdas Cermat Islami (CCI) : Hasna Aeni Asyrifa, Aliya Azzahra, dan Azza (kelas 8) – Juara 1 Pidato : Asywak Arifahni Ukhti – Juara 1 Tahfidz : Zahira Ainun Mudila – Juara 1 Tartil : Misel Syamimi – Juara 1 Tilawah : Adinda – Juara 1 Kaligrafi : Laura – (hasil menyusul) Prestasi ini merupakan bukti kesungguhan para siswa SMP MBS Wanasari dalam mengembangkan potensi keilmuan dan seni Islami. Kepala sekolah menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas kerja keras para peserta didik, pembimbing, dan seluruh pihak yang terlibat. “Alhamdulillah, pencapaian ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berprestasi, tidak hanya di tingkat kecamatan, tetapi juga di tingkat yang lebih tinggi. Semoga Allah SWT meridai setiap langkah perjuangan anak-anak kita,” ujarnya. Dengan hasil ini, SMP MBS Wanasari berhak melanjutkan perjuangan ke tingkat berikutnya, sekaligus membawa harum nama sekolah dalam bidang keislaman dan seni Islami.

News

Puspita Dewi, S.Pd. Terpilih sebagai Fasilitator Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Kabupaten Brebes.

  Brebes, 22–27 Juli 2025 – SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Wanasari kembali menorehkan prestasi membanggakan. Salah satu pendidik terbaiknya, Ibu Puspita Dewi, S.Pd., dipercaya menjadi Fasilitator Pembelajaran Mendalam dalam program peningkatan kompetensi guru tingkat Kabupaten Brebes. Kegiatan yang dilaksanakan mulai 22 hingga 27 Juli 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar melalui penguatan kompetensi pedagogik, inovasi pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi pendidikan. Para fasilitator yang terpilih merupakan pendidik berprestasi dan berpengalaman yang dinilai mampu menginspirasi guru lain dalam menciptakan pembelajaran aktif, kreatif, dan menyenangkan. Peran FasilitatorSebagai fasilitator, Ibu Puspita Dewi tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mendampingi para guru dalam merancang strategi pembelajaran yang mendalam dan berpusat pada peserta didik. Pendekatan ini sejalan dengan visi SMP MBS Wanasari untuk mencetak generasi unggul yang berkarakter Islami, berwawasan global, dan siap menghadapi tantangan zaman. Apresiasi SekolahKepala dan segenap civitas SMP MBS Wanasari menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas dedikasi Ibu Puspita Dewi. Kehadiran beliau dalam forum ini diharapkan membawa manfaat luas bagi dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Brebes, dan menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi. Semoga langkah ini menjadi inspirasi dan keberkahan dalam upaya memajukan pendidikan di Indonesia.

Scroll to Top