News & Article

Informasi

Semangat Ramadhan, Siswa Kelas IX SMP MBS Wanasari Ikuti TKA Numerisasi

SMP MBS Wanasari kembali melaksanakan kegiatan evaluasi akademik bagi peserta didik kelas IX melalui pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Numerisasi. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 9 hingga 11 Maret 2026, bertepatan dengan suasana bulan Ramadhan. Pelaksanaan TKA Numerisasi tersebut dilaksanakan di ruang Laboratorium Komputer SMP MBS Wanasari dengan penuh semangat dan antusiasme dari para siswa. TKA Numerisasi merupakan salah satu bentuk evaluasi yang bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami konsep matematika serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, tes ini juga menjadi sarana untuk mengetahui sejauh mana kemampuan berpikir logis, analitis, serta pemecahan masalah yang dimiliki oleh siswa kelas IX menjelang akhir masa studi mereka di tingkat sekolah menengah pertama. Pelaksanaan kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas IX SMP MBS Wanasari. Para peserta mengikuti ujian secara berbasis komputer (Computer Based Test) yang dilaksanakan di Laboratorium Komputer sekolah. Dengan memanfaatkan fasilitas teknologi yang tersedia, proses pelaksanaan tes berjalan lebih efektif, tertib, dan terorganisir dengan baik. Para siswa terlihat fokus dan bersungguh-sungguh dalam mengerjakan setiap soal yang diberikan. Meskipun kegiatan ini berlangsung di bulan suci Ramadhan, hal tersebut tidak mengurangi semangat para siswa dalam mengikuti tes. Justru suasana Ramadhan menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta untuk tetap disiplin, sabar, dan berusaha memberikan hasil yang terbaik. Sebelum pelaksanaan ujian dimulai, para siswa terlebih dahulu diberikan arahan oleh panitia serta pengawas ujian agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tata tertib yang telah ditetapkan. Pihak sekolah juga memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana yang digunakan selama pelaksanaan TKA Numerisasi telah dipersiapkan dengan baik. Perangkat komputer, jaringan internet, serta sistem ujian telah diuji terlebih dahulu agar tidak terjadi kendala teknis saat pelaksanaan berlangsung. Dengan persiapan yang matang, kegiatan ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar dari hari pertama hingga hari terakhir. Selain sebagai sarana evaluasi akademik, kegiatan TKA Numerisasi ini juga diharapkan mampu melatih kemandirian, kejujuran, serta tanggung jawab siswa dalam mengerjakan ujian. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter peserta didik di lingkungan SMP MBS Wanasari. Melalui pelaksanaan TKA Numerisasi ini, pihak sekolah berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai capaian kemampuan numerasi siswa kelas IX. Hasil dari tes ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi guru dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam bidang numerasi dan kemampuan berpikir logis. Dengan terselenggaranya kegiatan ini secara lancar, SMP MBS Wanasari terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan serta mempersiapkan para siswa agar memiliki kemampuan akademik yang baik, sekaligus karakter yang kuat. Diharapkan seluruh siswa kelas IX dapat memperoleh hasil yang maksimal dan menjadikan pengalaman ini sebagai bekal penting dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Berita Lainya…

News

Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Muhammadiyah Boarding School Wanasari Ramadhan 1447 H

Wanasari — Keluarga besar Muhammadiyah Boarding School (MBS) Wanasari yang berada di bawah naungan PPM KH Mas Mansyur menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama pada Jumat, 27 Februari 2026. Acara tersebut dilaksanakan di Lapangan Utama Muhammadiyah Boarding School Wanasari mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri MBS Wanasari, para ustadz dan ustadzah, serta dewan guru. Acara dibuka secara resmi oleh Edista, santri kelas XI A, yang bertindak sebagai pembawa acara. Dalam suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan, Edista mengawali kegiatan dengan ucapan syukur atas terselenggaranya acara buka puasa bersama sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiah di lingkungan pesantren. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Faza, alumni santri MBS Wanasari. Lantunan ayat suci yang dibacakan dengan tartil menambah kekhusyukan suasana sore itu. Para peserta tampak menyimak dengan penuh perhatian, mempersiapkan diri menyambut waktu berbuka puasa. Kegiatan berikutnya adalah tausiyah yang disampaikan oleh Ust. Saiev Dzaky Kemal, S.H., M.E. Dalam ceramahnya, beliau mengangkat tema mengenai hakikat puasa dan kaitannya dengan ketakwaan. Ia menegaskan bahwa tidak sedikit orang yang menjalankan ibadah puasa, tetapi belum mencapai derajat takwa sebagaimana tujuan utama puasa. Dalam tausiyahnya, Ust. Saiev menyampaikan, “Banyak orang berpuasa, tetapi puasanya tidak maksimal. Perutnya memang lapar, tetapi matanya tetap lapar. Ia masih memandang hal-hal yang tidak sepatutnya, masih menginginkan dunia secara berlebihan. Inilah yang membuat puasa tidak mengantarkan seseorang kepada ketakwaan.” Beliau juga menambahkan bahwa esensi puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan menahan seluruh anggota tubuh dari perbuatan yang tidak diridai Allah Swt. “Jika hanya perut yang berpuasa, sementara mata, lisan, dan hati tidak ikut berpuasa, maka nilai puasanya menjadi berkurang,” ujarnya di hadapan para santri. Para peserta tampak antusias menyimak materi yang disampaikan. Tausiyah tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh santri agar menjalankan ibadah puasa secara menyeluruh, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara spiritual. Menjelang waktu magrib, panitia membagikan takjil kepada seluruh peserta yang hadir. Pembagian takjil berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan. Setelah azan magrib berkumandang, seluruh peserta melaksanakan salat magrib berjamaah. Suasana khusyuk terasa saat para santri, ustadz, ustadzah, dan guru berdiri dalam satu saf untuk menunaikan salat. Usai salat magrib, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama. Momentum tersebut menjadi ajang silaturahmi dan mempererat kebersamaan antarwarga pesantren. Tawa dan canda ringan menghiasi suasana makan bersama, namun tetap dalam koridor kesopanan dan adab pesantren. Melalui kegiatan Buka Puasa Bersama Ramadhan 1447 H ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat di antara seluruh keluarga besar MBS Wanasari. Selain sebagai sarana berbuka puasa, kegiatan ini juga menjadi media pembinaan spiritual bagi para santri dalam meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan selama bulan suci Ramadhan. Berita Lainya…

News

Menguatkan Komitmen dan Meraih Impian: AMT Santri & Dewan Guru MBS Wanasari Digelar Penuh Semangat

Muhammadiyah Boarding School Wanasari menyelenggarakan kegiatan inspiratif bertajuk Achievement Motivation Training (AMT) bagi santri SMP & SMA serta Dewan Guru pada Selasa, 17 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Muthalib ini menjadi momentum penting dalam membangun semangat, komitmen, serta arah tujuan pendidikan bagi seluruh elemen sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh santri kelas 7 hingga 12, wali santri kelas 9, serta dewan guru dan asatidz. Tujuan utama pelaksanaan AMT adalah untuk menumbuhkan motivasi belajar, memperkuat komitmen dalam meraih cita-cita, serta meningkatkan kualitas kinerja pendidik di lingkungan MBS Wanasari. Acara dibagi menjadi empat sesi utama. Sesi pertama diperuntukkan bagi santri kelas 7 dan 8 SMP yang dilaksanakan pukul 07.00–08.20 WIB. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan materi bertema “Membangun Komitmen, Mewujudkan Impian.” Para santri diajak memahami pentingnya memiliki tujuan hidup sejak dini serta menanamkan kesungguhan dalam menuntut ilmu. Disampaikan bahwa kunci kesuksesan hidup ada tiga, yaitu ilmu, iman, dan amal. Ketiganya harus berjalan seiring agar seseorang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan bermanfaat dalam tindakan. Sesi kedua berlangsung pukul 08.30–10.35 WIB, diikuti oleh santri kelas 9 dan wali santri. Tema yang diangkat adalah “Menentukan Jenjang SMA serta Membangun Komitmen, Mewujudkan Impian.” Dalam sesi ini, peserta mendapatkan arahan mengenai pentingnya memilih jenjang pendidikan lanjutan dengan pertimbangan matang. Orang tua juga diberikan pemahaman tentang peran penting mereka dalam mendampingi anak menentukan masa depan. Pada sesi ini juga disampaikan lima tips mendidik anak secara efektif, yaitu: pertama, uswah atau keteladanan sebagai metode utama dalam pendidikan; kedua, pembiasaan yang konsisten dalam menanamkan karakter; ketiga, fungsi kontrol sebagai bentuk pengawasan yang bijak; keempat, reward atau hadiah sebagai apresiasi atas pencapaian; dan kelima, punishment atau sanksi sebagai bentuk pembinaan yang mendidik. Materi ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam membentuk generasi berprestasi dan berakhlak mulia. Sesi ketiga dilaksanakan pada pukul 13.00–14.30 WIB, khusus untuk Dewan Guru dan asatidz MBS Wanasari. Mengangkat tema “Menguatkan Komitmen dan Optimalisasi Kinerja Dewan Guru & Asatidz,” sesi ini menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, serta loyalitas dalam mendidik. Para guru diajak untuk terus meningkatkan kompetensi serta memperbaharui niat bahwa tugas mendidik adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Adapun sesi keempat dilaksanakan pukul 15.45–16.30 WIB dan diikuti oleh santri SMA kelas 10–12. Penyampaian materi dilakukan oleh Ustadz Purwanto yang memberikan motivasi tentang pentingnya fokus pada tujuan hidup, manajemen waktu, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan, baik dalam studi lanjut maupun kehidupan bermasyarakat. Kegiatan AMT ini berlangsung dengan penuh antusiasme dari pagi hingga sore hari. Melalui kegiatan ini, MBS Wanasari berharap seluruh santri, wali santri, serta dewan guru semakin memiliki semangat baru, komitmen yang kuat, serta kesadaran bahwa keberhasilan hanya dapat diraih dengan perpaduan ilmu, iman, dan amal. Dengan komitmen bersama, cita-cita besar untuk mencetak generasi unggul dan berkarakter insyaAllah dapat terwujud. Berita lainya…

News

Semarak Tarhib Ramadan 1447 H di MBS Wanasari: Penuh Kreasi, Sarat Makna

Wanasari, 14 Februari 2026 — Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, MBS Wanasari menggelar kegiatan Tarhib Ramadan yang berlangsung meriah pada Sabtu (14/02/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri jenjang SMP dan SMA dengan menampilkan beragam kreativitas islami yang menggugah semangat ibadah dan kebersamaan. Acara dibuka dengan penampilan Nasyid Putra yang membawakan lagu-lagu bernuansa Ramadan dengan penuh semangat. Lantunan suara merdu para santri putra berhasil membangkitkan suasana haru sekaligus antusiasme hadirin yang memadati lokasi kegiatan. Selanjutnya, penampilan Teatrikal Asma’ul Husna Putri menyuguhkan perpaduan seni peran dan lantunan nama-nama indah Allah SWT yang dibawakan dengan penuh penghayatan. Penampilan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana dakwah yang menyentuh hati para penonton. Acara semakin khidmat dengan penampilan Syahril Qur’an oleh Fahrizi dan kawan-kawan. Bacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan dengan tartil dan penuh penghayatan membuat suasana semakin syahdu, mengingatkan seluruh hadirin akan pentingnya meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an selama Ramadan. Momentum Tarhib semakin bermakna dengan sambutan dari Direktur MBS Wanasari, Ust. M. Al Haddad. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh santri untuk menjadikan Ramadan sebagai bulan perubahan, bulan peningkatan ibadah, serta momentum memperbaiki akhlak dan kedisiplinan. Beliau juga menekankan pentingnya mempersiapkan diri sejak dini agar Ramadan dijalani dengan maksimal. Kemeriahan kembali terasa melalui penampilan Tari Za’fin Putra yang energik dan kompak. Gerakan yang selaras dengan irama musik islami memberikan warna tersendiri dalam rangkaian acara. Tak kalah menyentuh, Puisi Ramadan yang dibawakan oleh Keysa dan tim menghadirkan refleksi mendalam tentang kerinduan dan keagungan bulan suci. Kreativitas santri juga tampak dalam Fashion Show Tokoh-Tokoh Islam Putra, yang menampilkan berbagai karakter inspiratif dari sejarah Islam. Para santri memperagakan busana tokoh-tokoh besar dengan penuh percaya diri, sembari menyampaikan kisah singkat keteladanan mereka. Penampilan demi penampilan terus mengalir, mulai dari Nasyid Do’a Anak Shaleh Putri, Nasyid Waktu Sahar Putri, hingga pertunjukan Wayang Putra yang sarat pesan moral. Salah satu penampilan yang paling memukau adalah Drama Bilal bin Rabbah Putra, yang mengangkat kisah keteguhan iman sahabat Nabi dalam mempertahankan tauhid di tengah siksaan. Drama ini berhasil menyentuh emosi penonton dan memberikan pelajaran berharga tentang kesabaran dan keteguhan hati. Sebagai penutup, Tim Hadrah Putra tampil memeriahkan suasana dengan lantunan shalawat yang menggema penuh semangat. Seluruh santri dan hadirin turut bershalawat bersama, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh keberkahan. Kegiatan Tarhib Ramadan ini menjadi bukti bahwa MBS Wanasari tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan spiritual santri. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh santri semakin siap menyambut Ramadan dengan hati yang bersih, semangat ibadah yang tinggi, serta komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Semarak Tarhib Ramadan tahun ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah dan meneguhkan niat dalam menyongsong bulan penuh ampunan dan keberkahan. Berita lainya…

News

Muhadloroh Akbar MBS Wanasari 2026: Ajang Tampil Percaya Diri dan Berprestasi

Wanasari, 11 Februari 2026 — Muhammadiyah Boarding School (MBS) Wanasari kembali menggelar kegiatan tahunan Muhadloroh Akbar yang berlangsung meriah pada Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri putri jenjang SMP dan SMA MBS Wanasari dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Acara yang dilaksanakan di lingkungan kampus MBS Wanasari ini menjadi momentum penting dalam melatih keberanian, keterampilan berbicara di depan umum, serta kreativitas para santri. Sejak pagi hari, para peserta telah mempersiapkan diri bersama kamar atau asrama masing-masing untuk menampilkan yang terbaik di hadapan dewan juri dan seluruh santri. Muhadloroh Akbar tahun ini mengusung konsep penampilan per kamar/asrama. Setiap kamar menampilkan perwakilan terbaiknya untuk berpidato di atas panggung. Pidato yang disampaikan beragam, mulai dari tema akhlak mulia, pentingnya menuntut ilmu, peran generasi muda Islam, hingga motivasi menjadi muslimah berprestasi. Penilaian dilakukan berdasarkan aspek keberanian, kelancaran penyampaian, penguasaan materi, serta adab dan penampilan. Kegiatan ini tidak hanya berisi lomba pidato. Untuk menambah semarak suasana, panitia juga menghadirkan berbagai hiburan Islami seperti penampilan drama edukatif, lantunan shalawat, serta nasyid yang dibawakan oleh para santri. Drama yang ditampilkan mengangkat tema kehidupan santri dan pesan moral tentang pentingnya menjaga ukhuwah serta disiplin dalam menuntut ilmu. Sementara itu, shalawat dan nasyid menggema dengan penuh kekhusyukan, menambah nuansa religius sekaligus menghibur seluruh hadirin. Menurut panitia pelaksana, tujuan diadakannya Muhadloroh Akbar ini adalah untuk melatih mental dan membangun rasa percaya diri santri putri sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menggali potensi bakat yang dimiliki para santri di bidang public speaking, seni peran, dan seni suara. Dengan adanya kompetisi antar kamar, diharapkan tumbuh semangat berlomba-lomba dalam kebaikan serta mempererat kebersamaan antar asrama. Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang acara. Setiap kamar memberikan dukungan penuh kepada perwakilannya dengan yel-yel semangat dan tepuk tangan yang meriah. Suasana aula dipenuhi sorak dukungan yang tetap tertib dan kondusif. Dewan juri pun tampak serius memperhatikan setiap penampilan untuk menentukan kamar terbaik. Di akhir acara, diumumkan kamar/asrama dengan penampilan pidato terbaik yang berhak mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan kerja keras mereka. Pemberian hadiah dilakukan secara simbolis dan disambut dengan rasa bangga serta syukur dari para pemenang. Muhadloroh Akbar 2026 ini menjadi bukti komitmen MBS Wanasari dalam membentuk santri putri yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik, kreatif, dan berakhlak mulia. Melalui kegiatan ini, para santri diharapkan semakin siap menjadi generasi muslimah yang percaya diri, berilmu, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Dengan berakhirnya kegiatan pada sore hari, seluruh rangkaian Muhadloroh Akbar berjalan lancar dan penuh makna. Semangat yang terpancar dari wajah para santri menjadi harapan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan karakter di MBS Wanasari. Berita lainya…

News

SMA MBS Wanasari Borong Prestasi di Mahrojan Penghela I Pantai Randusanga

SMA Muhammadiyah Boarding School (MBS) Wanasari kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Mahrojan Penghela I yang digelar pada Kamis–Sabtu, 5–7 Februari 2026, bertempat di Pantai Randusanga, Brebes. Kegiatan bergengsi tingkat penghela tersebut diikuti oleh berbagai sekolah dan menjadi ajang unjuk kemampuan, kreativitas, serta karakter kepanduan Hizbul Wathan. Dalam ajang ini, kontingen SMA MBS Wanasari tampil gemilang dengan meraih beragam kejuaraan dari berbagai mata lomba. Prestasi tersebut menunjukkan kesiapan, kekompakan, dan kualitas pembinaan yang konsisten. Adapun prestasi yang berhasil diraih SMA MBS Wanasari antara lain: Pionering Putra: Juara 2 Pengembaraan Putra: Juara 2 MTQ Putra: Juara 1 K3 Tenda Putra: Juara 3 Rukti Jenazah Putra: Juara 1 Vlog: Juara 1 Administrasi: Juara 3 Masterchef: Juara 2 Orasi Putra: Juara 1 Orasi Putri: Juara 3 Kawan Putra Terbaik: Juara 1 Regu Tergiat: Juara 1 Capaian ini menjadi bukti bahwa SMA MBS Wanasari tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan hidup melalui kegiatan kepanduan. Kepala SMA MBS Wanasari, Pak Khumaedi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang tinggi atas capaian luar biasa tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras santri, kedisiplinan latihan, serta sinergi yang baik antara pembina dan sekolah. “Prestasi ini adalah buah dari proses panjang, latihan yang konsisten, dan semangat juang para santri. Kami sangat mengapresiasi perjuangan seluruh tim yang telah membawa nama baik SMA MBS Wanasari,” ujarnya. Apresiasi juga diberikan kepada para pembina dan pendamping Hizbul Wathan, yang telah mendampingi dan membina santri dengan penuh dedikasi. Peran pembina dan pendamping dinilai sangat penting dalam membentuk mental, karakter, serta kesiapan santri dalam menghadapi setiap perlombaan. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri SMA MBS Wanasari untuk terus berprestasi, menjunjung sportivitas, dan membawa nilai-nilai Islami serta kepanduan dalam setiap langkah. Dengan torehan prestasi tersebut, SMA MBS Wanasari semakin mengukuhkan diri sebagai sekolah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. 🌟 Berita Lainya….

News

Pembekalan Kepala Sekolah SMA MBS Wanasari Buka Kegiatan Mahrojan Penghela HW Kabupaten Brebes

Brebes — Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kabupaten Brebes menyelenggarakan kegiatan Mahrojan Penghela ke-1 Tahun 2026 sebagai bagian dari Program Kerja Tahun 2025–2026. Kegiatan ini diikuti oleh santri kelas X dan XI SMA Muhammadiyah Boarding School (MBS) Wanasari yang terpilih sebagai salah satu anggota Mahrojan Penghela tingkat daerah. Kegiatan pembukaan diawali dengan acara pembekalan dan pemberian nasihat oleh Kepala Sekolah SMA MBS Wanasari, Drs. Khumaedi, M.Pd, yang dilaksanakan pada Kamis (5/2/2026) di Lapangan Utama Muhammadiyah Boarding School Wanasari. Pembekalan tersebut mengusung tema “Pembekalan dan Nasihat untuk Berhati-hati” sebagai bekal moral dan mental bagi para peserta sebelum mengikuti rangkaian kegiatan perkemahan.  Dalam sambutannya, Drs. Khumaedi, M.Pd menekankan pentingnya sikap disiplin, tanggung jawab, serta kehati-hatian selama mengikuti kegiatan Mahrojan Penghela. Ia mengingatkan para peserta agar senantiasa menjaga nama baik sekolah dan organisasi Hizbul Wathan. “Anak-anakku sekalian, kalian adalah duta SMA MBS Wanasari. Jaga sikap, patuhi aturan, dan berhati-hatilah dalam setiap tindakan. Kegiatan ini bukan hanya tentang kebersamaan, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan kepemimpinan,” ujar Drs. Khumaedi, M.Pd dalam pembekalannya. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan Mahrojan Penghela merupakan sarana strategis untuk meningkatkan keimanan, kemandirian, kepemimpinan, keterampilan, serta memperkuat persatuan dan kesatuan antaranggota kepanduan Hizbul Wathan. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu tertanam kuat dalam diri setiap peserta dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.  Kegiatan Mahrojan Penghela ke-1 ini dilaksanakan selama tiga hari, yakni Kamis hingga Sabtu, 5–7 Februari 2026, bertempat di Bumiperkemahan Abimata Bakti Candhala, Wisata Pantai Randusanga, Kabupaten Brebes. Seluruh rangkaian kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Peserta kegiatan merupakan santri SMA MBS Wanasari yang berada di golongan Penghela dan didampingi oleh pembina Hizbul Wathan, Bapak Ibnu Akbar M.N., S.M. Selama kegiatan berlangsung, peserta akan mengikuti berbagai agenda pembinaan yang berfokus pada penguatan komitmen terhadap penghayatan dan pengamalan Kode Kehormatan Kepanduan Hizbul Wathan, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada umat.  Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu menjadi kader Hizbul Wathan yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Mahrojan Penghela ke-1 Tahun 2026 ini menjadi langkah awal dalam mencetak generasi muda Muhammadiyah yang siap berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

News

Pengisian Data SNPMB di SMA Muhammadiyah Boarding School Wanasari Telah Memasuki Hari Kedua

Wanasari — SMA Muhammadiyah Boarding School (MBS) Wanasari melaksanakan kegiatan Pengisian Data Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) bagi seluruh siswa kelas XII. Kegiatan ini diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah Boarding School Wanasari dan telah berlangsung selama dua hari, terhitung sejak pelaksanaan awal hingga Selasa, 3 Februari 2026. Kegiatan pengisian data SNPMB ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mempersiapkan siswa kelas XII untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi melalui jalur seleksi nasional. Dalam pelaksanaannya, sekolah mengusung tema “Mengisi Sesuai Minat dan Bakat Para Siswa”, yang bertujuan untuk menanamkan kesadaran kepada peserta didik agar menentukan pilihan program studi dan perguruan tinggi secara matang dan bertanggung jawab. Seluruh siswa SMA kelas XII mengikuti kegiatan ini dengan penuh keseriusan. Proses pengisian data dilakukan secara terarah dan sistematis dengan pendampingan langsung dari pihak sekolah, sehingga siswa dapat memahami setiap tahapan pengisian serta menghindari kesalahan data yang dapat berpengaruh pada proses seleksi. Kegiatan ini dibimbing oleh Ibu Salmi Nadia Fasa, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, serta Ibu Nurul Fadillah Azmi, S.Pd. selaku Guru Bimbingan dan Konseling (BK). Keduanya berperan aktif dalam memberikan arahan teknis, bimbingan akademik, serta pendampingan psikologis kepada siswa selama proses pengisian data SNPMB berlangsung. Dalam keterangannya, Ibu Salmi Nadia Fasa, S.Pd. menekankan pentingnya ketelitian dan kesesuaian data yang dimasukkan oleh siswa. Ia menyampaikan bahwa proses pengisian data SNPMB merupakan tahap awal yang sangat menentukan dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri. “Pengisian data harus dilakukan dengan teliti, jujur, dan sesuai dengan kemampuan akademik siswa. Pilihan yang tepat akan sangat berpengaruh terhadap peluang keberhasilan di masa depan,” ujarnya. Sementara itu, Ibu Nurul Fadillah Azmi, S.Pd. menyampaikan bahwa peran bimbingan konseling sangat penting dalam membantu siswa mengenali minat dan bakat yang dimiliki. Menurutnya, setiap siswa memiliki potensi yang berbeda sehingga membutuhkan pendampingan dalam menentukan pilihan. “Kami mendampingi siswa agar tidak ragu memilih program studi sesuai dengan minat dan bakatnya, sehingga mereka dapat menjalani perkuliahan dengan nyaman dan optimal,” tuturnya. Selama kegiatan berlangsung, siswa diberikan kesempatan untuk berkonsultasi secara langsung terkait pilihan jurusan, perguruan tinggi tujuan, serta jalur seleksi yang akan diikuti. Diskusi dan pendampingan ini diharapkan dapat membantu siswa mengambil keputusan yang tepat dan realistis sesuai dengan potensi diri masing-masing. Pelaksanaan Pengisian Data SNPMB ini berjalan dengan tertib dan lancar hingga hari kedua. Antusiasme dan kedisiplinan siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh pembimbing. Pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi kesiapan siswa dalam menghadapi proses seleksi nasional. Melalui kegiatan ini, SMA Muhammadiyah Boarding School Wanasari menunjukkan komitmennya dalam mendukung masa depan pendidikan siswa kelas XII dengan memberikan pendampingan yang optimal dan berkelanjutan.

News

Upacara Bendera Awal Februari di MBS Wanasari Tekankan Nilai Keikhlasan dan Penerimaan Diri

Wanasari — Muhammadiyah Boarding School (MBS) Wanasari melaksanakan upacara bendera pada Senin, 2 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Lapangan Upacara Muhammadiyah Boarding School Wanasari dan menjadi upacara bendera pertama yang dilaksanakan pada bulan Februari 2026. (2/2) Upacara tersebut diselenggarakan oleh Muhammadiyah Boarding School Wanasari dan diikuti oleh seluruh siswa SMP dan SMA MBS Wanasari. Selain itu, para guru, staf, ustaz, dan ustazah turut hadir sebagai peserta upacara. Sejak pagi hari, seluruh peserta telah berkumpul di lapangan dengan mengenakan seragam rapi sebagai bentuk kedisiplinan dan penghormatan terhadap kegiatan upacara bendera. Tema yang diangkat dalam upacara kali ini adalah “Menjadikan Pribadi yang Ikhlas dan Menerima”. Tema tersebut dipilih sebagai pengingat bagi seluruh warga sekolah untuk senantiasa menanamkan sikap ikhlas dalam menjalani setiap aktivitas serta mampu menerima berbagai keadaan dengan lapang dada, baik dalam kehidupan belajar maupun kehidupan sehari-hari. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Ustadz Saiev Dzaky Kemal, S.H., M.E. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pentingnya keikhlasan sebagai landasan utama dalam menuntut ilmu dan menjalankan amanah sebagai pelajar maupun pendidik. Menurutnya, sikap ikhlas akan melahirkan ketenangan hati dan memudahkan seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan. Dalam amanatnya, Ustadz Saiev Dzaky Kemal menegaskan bahwa keikhlasan tidak hanya tercermin dari ucapan, tetapi juga dari perbuatan nyata. Ia menyampaikan, “Ikhlas berarti melakukan kewajiban tanpa mengharapkan pujian manusia. Ketika kita mampu menerima setiap proses dengan ikhlas, maka Allah Swt. akan memberikan keberkahan dalam setiap langkah yang kita tempuh.” Lebih lanjut, beliau juga mengajak seluruh peserta upacara untuk belajar menerima hasil dari usaha yang telah dilakukan, baik itu keberhasilan maupun kegagalan. Menurutnya, sikap menerima bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan tetap berikhtiar secara maksimal dan menyerahkan hasilnya kepada Allah Swt. “Pribadi yang kuat adalah pribadi yang mampu menerima kenyataan, namun tidak berhenti untuk terus berusaha menjadi lebih baik,” ujarnya dalam amanat tersebut. Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan lancar hingga akhir kegiatan. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh perhatian, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, hingga penyampaian amanat pembina upacara. Dengan dilaksanakannya upacara bendera ini, diharapkan nilai-nilai keikhlasan dan penerimaan diri dapat tertanam dalam diri seluruh siswa dan civitas akademika Muhammadiyah Boarding School Wanasari. Upacara bendera tidak hanya menjadi rutinitas mingguan, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan penguatan nilai moral serta spiritual bagi seluruh warga sekolah.

News

SMA dan SMP MBS Wanasari Brebes Manfaatkan Smartboard dari Program Prioritas Pemerintah dalam Mewujudkan Revitalisasi dan Digitalisasi

Brebes – Pemanfaatan teknologi pendidikan berbasis digital terus mendapat perhatian serius dari pemerintah. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) Smartboard oleh Presiden Prabowo Subianto yang berlangsung di SMA dan SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Wanasari, Kabupaten Brebes. Kegiatan ini diselenggarakan oleh SMA MBS Brebes dan bertempat di Laboratorium Komputer SMA Muhammadiyah Wanasari Brebes. (07/01) Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan transformasi digital di lingkungan pendidikan, khususnya di sekolah berbasis pesantren modern. Kehadiran Presiden Prabowo dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan nyata terhadap pemanfaatan teknologi pembelajaran yang interaktif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. IFP Smartboard digunakan sebagai media pembelajaran yang memungkinkan interaksi dua arah antara guru dan peserta didik secara lebih efektif. Dalam pelaksanaannya, penggunaan Smartboard atau IFP diterapkan secara langsung pada proses pembelajaran Bahasa Indonesia yang diampu oleh Ibu Meliana, S.Pd. Kegiatan belajar mengajar tersebut melibatkan santri putri kelas X sebagai peserta didik. Melalui perangkat IFP, guru dapat menampilkan materi pembelajaran secara visual, interaktif, serta mengajak siswa untuk terlibat aktif dalam diskusi dan latihan secara langsung di layar.Ibu Meliana, S.Pd. menyampaikan bahwa penggunaan IFP Smartboard memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran di kelas. Menurutnya, teknologi ini mampu meningkatkan minat belajar siswa serta mempermudah penyampaian materi yang bersifat abstrak. “Penggunaan smartboard atau IFP sangat membantu dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Materi menjadi lebih mudah dipahami karena dapat ditampilkan secara visual dan interaktif. Santri juga terlihat lebih antusias dan aktif selama pembelajaran berlangsung,” ujar Ibu Meliana, S.Pd. Para santri putri kelas X tampak mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat. Mereka tidak hanya menyimak penjelasan guru, tetapi juga terlibat langsung dalam mengoperasikan Smartboard untuk menjawab soal, menuliskan pendapat, serta menganalisis teks yang ditampilkan. Hal ini menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan kolaboratif. Kepala SMA MBS Brebes menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pemanfaatan teknologi modern. Ia berharap penggunaan IFP Smartboard dapat diterapkan secara berkelanjutan di berbagai mata pelajaran. “Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan karakter,” tuturnya. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMA dan SMP MBS Wanasari Brebes diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, menjadi modal penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing di era digital.

Scroll to Top