BANGUN KEKELUARGAAN SANTRI BARU, MBS WANASARI GELAR OUTBOUND DI PANTAI PULAU CEMARA SAWOJAJAR

WANASARI – Suasana ceria dan penuh keakraban menyelimuti kawasan Wisata Pantai Pulau Cemara Sawojajar, Wanasari, Brebes, pada Kamis (16/7/2026). Puluhan santri baru putra dan putri tampak antusias mengikuti berbagai permainan kekompakan dalam agenda Outbond MBS Wanasari. Kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak Pesantren ini diikuti oleh sebanyak 86 orang diantaranya ada santri baru, pengurus IPM, serta guru dan musyrif pendamping. Acara ini merupakan rangkaian inti dari Forum Taaruf Santri (Fortasi) yang dirancang khusus sebagai media bonding atau perekat hubungan antar siswa. Tujuannya sangat jelas, yakni memperkenalkan lingkungan baru sekaligus menumbuhkan rasa kekeluargaan yang kuat di antara para santri sebelum mereka menjalani rutinitas belajar dan beribadah di asrama.

Pemilihan Pantai Pulau Cemara sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Alam terbuka dengan hembusan angin laut ini dinilai sangat efektif untuk melepaskan penat sekaligus membangun karakter kolaboratif para santri. Bagi para pendidik dan pengasuh, momen outbound seperti ini adalah sarana pendidikan non-formal yang krusial. Acara outbond ini diisi dengan berbagai macam permainan seperti estafet air, estafet karet, estafet kelereng, injak balon, dan suit game. Melalui berbagai permainan tim, para santri diajarkan untuk saling percaya, berkomunikasi dengan baik, dan menyelesaikan masalah bersama-sama. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai pendidikan pesantren yang tidak hanya mengedepankan kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional dan spiritual. Kehangatan interaksi antar santri baru ini menjadi fondasi awal yang penting agar mereka betah dan siap menghadapi dinamika kehidupan pondok pesantren ke depannya.

Annisa Anggraeni selaku Kesantrian Putri sekaligus panitia acara Fortasi MBS Wanasari mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda strategis tahunan yang selalu dinantikan. “Kegiatan ini dilakukan agar anak baru satu sama lain saling kenal dan memiliki rasa kekeluargaan,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa outbound ini memang diadakan setiap tahun sekali ketika masa Fortasi berlangsung. “Tujuannya agar mereka saling mengenal satu sama lain, menghilangkan rasa canggung, dan membangun ikatan persaudaraan yang erat,” lanjutnya. Pernyataan ini menegaskan komitmen pihak pesantren dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, ramah anak, dan penuh kasih sayang, di mana tidak ada santri yang merasa terasingkan di lingkungan barunya.

Sebagai penutup, outbound ini diharapkan mampu memberikan dampak psikologis yang positif bagi para santri baru. Ketika mereka kembali ke asrama bukan lagi sebagai orang-orang asing, melainkan sebagai saudara sebangsa dan seagama yang siap saling mendukung dalam menuntut ilmu. Pimpinan MBS Wanasari optimistis bahwa keakraban yang terbangun dalam kegiatan outbond di Pantai Pulau Cemara ini akan terus terawat sepanjang tahun ajaran baru. Sinergi antara pihak pesantren, pendidik, dan para santri ini pada akhirnya akan melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan solidaritas tinggi.

Tags :
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top