PIMPINAN MBS WANASARI IKUTI DIKSUSPALA MUHAMMADIYAH 2024

Gambar : Peserta Diksuspala Kabupaten Brebes
Kepala sekolah SMP MBS Wanasari dan SMA MBS Wanasari mengikuti kegiatan Pendidikan Khusus Kepala Sekolah atau Diksuspala Muhammadiyah Region Jawa Tengah 5 tahun 2024. Kegiatan tersebut diadakan oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Kamis hingga Ahad (7-10 November 2024) yang bertempat di Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut diikuti oleh 202 kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah se Jawa Tengah region 5 yang terdiri dari beberapa kabupaten seperti Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan kabupaten/kota lainnya.
Diksuspala Region Jawa Tengah 5 yang dilaksanakan selama 4 hari ini bertajuk “Transformasi Pendidikan Muhammadiyah” yang bertujuan untuk membekali dan meningkatan kompetensi kepala sekolah dan madrasah dalam berbagai aspek pendidikan seperti kebijakan pendidikan dasar menengah dan non formal, penguatan al islam dan peneguhan ideologi Muhammadiyah, penjaminan mutu sekolah, hingga digitalisasi pendidikan.
Dalam acara pembukaan Diksuspala Region Jawa Tengah 5, co-pilot Diksuspala Bambang Kusmiyanto menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan ini diharapkan kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah dapat berdampak bagi sekolah atau madrasahnya.
“Semoga melalui kegiatan kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah dapat mengembangkan dan memajukan sekolah dan madrasah Muhammadiyah,” paparnya.
Masih dalam sambutannya, Bambang Kusmiyanto juga berharap adanya pertumbuhan yang signifikan bagi sekolah dan madrasah Muhammadiyah dalam hal kuantitas siswa.
“Melalui kegiatan ini pula diharapkan adanya kenaikan jumlah siswa bagi sekolah dan madrasah Muhammadiyah kedepannya,”sambungnya.
Acara Diksuspala Region Jawa Tengah 5 ini dibuka oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Iwan Junaedi. Sebelum dibuka Iwan menyampaikan sambutannya kepada seluruh peserta Diksuspala. Iwan menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan untuk dicapai.
“Diksuspala ini memiliki tujuan yang terukur untuk dicapai seperti bagaimana sekolah mampu menaikkan jumlah siswanya sehingga mampu menjadi salah satu kriteria menuju sekolah unggul,” ujarnya.
Iwan menambahkan bahwa selain memberikan materi terkait strategi menaikkan jumlah siswa, ia juga menyampaikan bahwa ideologi Muhammadiyah sangat penting agar tujuan yang dicapai oleh sekolah dan madrasah harus sejalan dengan tujuan Muhammadiyah.

Gambar : Fatikh (KS SMP MBS Wanasari) saat diminta berbagi pengalaman memimpin sekolah
Sementara itu, Fatikh Muhammad Alaudin selaku Kepala SMP MBS Wanasari yang juga merupakan peserta Diksuspala menyampaikan betapa pentingnya kegiatan ini bagi kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah.
“Saya sampaikan apresiasi kepada Majelis dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah atas terselenggaranya kegiatan Diksuspala ini. Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar Muhammadiyah dalam rangka menyiapkan sekolah serta kepala sekolah Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan,”ujarnya.
Kegiatan Diksuspala ditutup pada hari Ahad, 10 November 2024. Dalam kegiatan penutupan tersebut, diumumkan tentang kelulusan kepala sekolah dan madrasah dari Diksuspala. Selain itu, dalam kegiatan penutupan panitia Diksuspala juga memberikan apresiasi bagi peserta yang berprestasi selama mengikuti kegiatan Diksuspala.





